Jumat, 01 November 2013

Sarinah


Semua pendengar Sukarno pasti mengetahui bagaimana karisma Presiden Pertama Indonesia ini di mimbar-mimbar politik, panggung-panggung diplomasi, dan rentetan pergulatan era revolusi fisik menuju nation bernama Indonesia. Pun, semua akan mafhum sebagaimana karismatiknya nama Sukarno disejagat mata perempuan nusantara. Nama satu ini seakan seperti ikonisitas maskulin, representasi ideal sebagaimana harusnya lelaki. Dibalik semua itu, memoar yang terkandung dalam Sarinah adalah perwujudan Feminisme sejati dari seorang lelaki yang menempatkan derajat perempuan tidak linear sebagaimana mayoritas patriarki ditengah dogma dan konservatifisme budaya. Nama Sarinah adalah nyawa bagi perjuangan Sukarno.